Select Page
Minangkabau Bukan Melayu

Minangkabau Bukan Melayu

Minangkabau Bukan Melayu | Melayu merupakan suatu etnik atau suku yang identik dengan agama islam yang penyebarannya di sekitar pulau Sumatera, semenanjung malaka dan di pulau Kalimantan bagian utara dan barat. Di pulau sumatera yang terdiri dari 10 provinsi untuk saat ini bisa dikatakan dikatakan tempat yang paling banyak didiami oleh masyarakat melayu. Provinsi Riau, Kepulauan Riau, Bangka Belitung, Jambi, Palembang, dan Bengkulu memang cukup antusias mengangkat kebudayaan melayu sebagai identitas provinsinya.

Etnik lainnya yang cukup banyak mendiami pulau Sumatera dan daerah lainnya di nusantara adalah suku bangsa Minangkabau. Dari segi adat dan kebiasaan, Melayu dan Minangkabau memiliki beberapa persamaan. Sebagian orang beranggapan bahwa Minangkabau itu merupakan bagian dari Suku Melayu. Namun jangan cepat-cepat mengatakan melayu itu sama dengan Minangkabau. Karena tidak semua hal yang ada di kebudayaan Minangkabau itu bisa dtemukan di kebudayaan Melayu begitupun sebaliknya. Kedua suku yang ber-jiran ini sejatinya memanglah berbeda walaupun banyak kemiripan.

Beberapa ahli berpendapat Minangkabau itu merupakan Melayu tua, dari kebudayaan minangkabau maka muncullah melayu muda. Masyarakat Minangkabau yang suka merantau pada dahulu kala dan menyebar ke daerah di sekitarnya bahkan sampai ke semenanjung malaka atau yang kita kenal dengan Malaysia sekarang. Akibatnya budaya minang membaur dalam kehidupan masyarakat di beberapa provinsi lain. Di daerah itu masyarakatnya memakai system kekerabatan dan system adat yang ada pada budaya minang. Budaya minanglah yang dipakai oleh masyarakatnya dalam kehidupan keseharian. Namun karena sudah masuk ke wilayah provinsi dengan identitas melayu maka budaya minang yang ada tersebut dianggap saja sebagai budaya melayu. Itulah sebabnya banyak budaya melayu yang mirip dengan budaya minang.