Pilih Laman

Nama Keris Datuak Parpatiah nan Sabatang | Datuk Perpatih nan Sebatang merupakan seorang yang memiliki kelebihan pada kekuatan fisiknya. Bahkan ada yang menceritakan bahwa datuk ini adalah seorang yang sakti.

Suatu masa dalam pengembaraannya, Datuk Perpatih nan Sebatang pernah sampai di tanah Jawa. Datuk Perpatih nan Sebatang menuju suatu kerajaan dan menjadi prajurit disana. Berkat ketangkasan ilmu beladirinya datuk diangkat menjadi pimpinan prajurit. Datuk Perpatih nan Sebatang akhirnya diangkat menjadi mahapatih di kerajaan tersebut.

Sekembali dari perantauan, Datuk Perpatih nan Sebatang mengenalkan aliran bodi caniago kepada masyarakat minangkabau. Aliran bodi caniago ini menganut sistem demokrasi atau kerakyatan. Setiap keputusan diambil berdasarkan musyawarah dan mufakat. Aliran bodi caniago ini menjadi populer dikalangan masyarakat Minangkabau.

Baca Juga:  Datuak Parpatiah nan Sabatang

Sebagai seorang yang memiliki ilmu beladiri, Datuk Perpatih nan Sebatang memiliki sebilah keris. Seorang datuk di Minangkabau memang menyisip keris di bagian depan tubuhnya.

Suatu kali terjadi pertengkaran atau pertikaian faham antara Datuk Ketemenggungan dan Datuk Perpatih nan Sebatang sehingga sampai menyentakan keris. Tetapi keris itu tidak sampai ditikamkan kepada lawannya melainkan kepada sebuah batu sebagai melepaskan kemarahan hati sehingga batu itu tembus kena tikam. Itulah “Batu Batikam” yang terdapat di Lima Kaum dipinggir jalan ke Batusangkar.

Nama Keris Datuak Parpatiah nan Sabatang

Baca juga: Balai nan Panjang

Nama Keris Datuak Parpatiah nan Sabatang yang ditikamkan kebatu tersebut¬† adalah “Balempo”. Saat ini Batu Batikam menjadi bukti sejarah tentang Minangkabau dimasa lampau. Batu Batikam juga menjadi obyek wisata yang menarik untuk dikunjungi.

Baca Juga:  Asal Nama Luhak Agam Menurut Tambo Minangkabau