Select Page

Martabat Penghulu Minangkabau

Penghulu Minangkabau dibangun disetiap koto sebagai wakil raja yang akan menegakkan hukum, memegang adat dan peraturan yang sebenar-benarnya dalam alam minangkabau. Penghulu haruslah mengajak orang kepada jalan kebaikan dan melarang kepada jalan yang salah. Penghulu yang benar-benar menjalankan fungsi dan tugasnya akan menyelamatkan negeri dan membuat keamanan dalam negeri.

 Penghulu tersebut sepanjang adat Minangkabau bergelar seorang “datuk” karena dia tinggi dianjung, gadang di-amba dan terjadi karena kata mufakat.

Martabat seorang penghulu minangkabau terdiri dari 6 perkara:

  1. Berakal
  2. Berilmu
  3. Kaya (maksudnya murah berkata-kata yang menuju kebaikan)
  4. Murah dari pihak hartanya
  5. Jaga dan ingat
  6. Sabar hatinya kepada anak dan kemenakan

Sedangkan sifat yang patut dan wajib bagi seorang penghulu minangkabau ada 6 perkara pula:

  1. Kuat pendirian atas kebenaran
  2. Kuat barang pekerjaan atas kebaikan
  3. Suka memperbaiki pagar nagari
  4. Kuat dalam produksi dalam negeri
  5. Tahu akan yang salah dan benar
  6. Tahu menyelesaikan yang kusut dalam negeri dan kaumnya
Balai nan Panjang dan Balai nan Saruang Pantangan Seorang Penghulu di Minangkabau
Baca Juga:  Datuak Parpatiah nan Sabatang Legenda Minangkabau