Pilih Laman

Luhak Agam memakaiĀ  adat Koto Piliang yang dahulu pemimpinannya adalah Datuk Bandaro Panjang, berkedudukan di Biaro. Aliran adat Bodi Caniago yang dahulunya dipimpin oleh Datuk Bandaro Kuning tempatnya di Tabek Panjang Baso.

luhak agam

Yang masuk adat Datuk Ketemenggungan adalah 16 Koto yang daerahnya dinamakan juga Ampat Angkat. Dinamakan ampat angkat karena mereka ber-empat sama-sama berangkat. Di daerah ini tidak ada penghulu yang bergelar pucuk.

Baca juga: Pembagian Alam Minangkabau

Selain dari 16 koto itu semuanya beradat Bodi Caniago atau adat Datuk Perpatih nan Sebatang. Terdiri dari: Kurai, Banuhampu, Lasi, Bukit Batabuh, Kubang Putih, Koto Gadang Ujung-Guguk, Candung, Koto Lawas, Tabek Panjang, Sungai Janih, Cingkaring, Padang Luar, dll. Semua kebesaran dinegeri ini memakai pucuk.

Baca Juga:  Keris Pusaka Minangkabau

Batas Luhak Agam

Adapun batas-batasnya adalah: dari Lada Sula (Kota Baru) sampai ke hilirnya Tinggal (Titi Padang Tarab) tempat aliran air proyek PLTA Batang Agam.